Sabtu, 14 April 2012

Mysql dengan menggunakan Command Prompt

Bagi yang baru belajar menggunakan database MySQL, ada kenungkinan kesulitan untuk mempelajari query-query yang di gunakan dalam menjalankan MySQL. Maka Command Prompt dapat menjadi alat pembelajaran. Berikut ini ada beberapa trik cara menggunakan Command Prompt untuk mempelajari database MySQL.

Sebelumnya menjalankannya Anda harus lebih dulu malakukan instalasi MySQL database pada komputer, Hal ini bisa menggunakan local server4 semacam XAMPP yang sudah terintegrasi dengan MYSQL sehingga mempermudah menggunakan. Tutorial ini menggunakan komputer dengan basis Windows 

Beberapa Query yang dapat di gunakan untuk belajar MySQL dengan menggunakan Command Prompt.

1. Masuk ke comman prompt.
run -> cmd

2. Masuk ke area MySQL
Ketikkan cd\ 
C:\>cd xampp/mysql/bin 
C:\>mysql –u root 
kalau benar akan ada tampilan : 
mysql >

3. Untuk melihat seluruh database pada MySQL,
maka setelah melakukan query berikut ini akan tampil database-database pada MySQL
mysql>show databases;

4. Untuk melihat database yang aktif
Jika hasilnya null, maka tidak ada database yang aktif
mysql>select database();

5. Memasuki sebuah database
mysql>use (nama_database);
Jika hasilnya database change; maka artinya telah memasuki are database yang dimaksud

6. Keluar dari database
mysql>exit;

7. Membuat sebuah database
mysql>create database (nama_database);

8. Mengahapus database
mysql>drop database (nama_database);

Untuk mempermudah silakan lakukan latihan berikut ini, ikuti sesuai langkah-langkahnya, agar lebih mengerti cara menggunakan MSQL dengan Command Prompt

Contoh latihan : 
1. Membuat database mahasiswa
mysql>create database mahasiswa;

2. Membuat tabel dengan masuk ke database nya terlebih dahulu
mysql>use mahasiswa;
mysql>create table nilai (nim varchar(9), nama varchar(50), nilai int(4));

3. Menampilkan tabel yang telah dibuat beserta field-fieldnya
mysql>show tables;

4. Menginputkan data ke tabel
mysql>insert into nilai values('J1F108032','Arrahman Altamis',100);

5. Melihat isi tabel
mysql>select*from nilai;

Demikian sedikit query awal untuk penggunaan MySQL dengan Coomand Propmt. Semoga bermanfaat

Sumber: http://id.shvoong.com/how-to/computers-and-internet/2162421-mysql-dengan-menggunakan-command-prompt/#ixzz1s3qAqPjb

PING name server dengan Command Prompt (DOS) Windows


Tutorial ini bermanfaat buat Anda yang ingin membuat private name server maupun ingin mengetahui IP dari sebuah web.
Langkah – langkahnya :
1. Klik tombol START > All Programs > Accessories > Command Prompt
http://img3.imageshack.us/img3/7664/ping2d.jpg
2. Lalu ketikkan : ping ns1.domain.com. Misalnya : ping ns1.adabisnis.com
http://img25.imageshack.us/img25/4076/pingvm.jpg
Di gambar di atas tertera IP address dari ns1.adabisnis.com adalah : 216.18.204.48
Semoga bermanfaat!

Membuat Auto LogOff di Command Prompt.

erkadang kita lupa mematikan PC atau Laptop sebelum tidur, apalagi kalau yang sering berurusan dengan perangkat-perangkat tersebut seperti saya. Bangun pagi tanpa cuci muka langsung nyalain laptop, malam pun masih di depan laptop, malah biasanya tidur sama laptop hahahaha. Nah, persoalannya di malam hari biasanya kita suka lupa untuk shutdown atau log off perangkat tersebut, mungkin karena ngantuk atau lagi nonton film trus ketiduran. Selain memboroskan listrik (kalau sambil pasang adapter laptop) juga bisa mengurangi umur laptop karena Overhead.
Solusinya adalah menggunakan fungsi auto shutdown di Windows. Ada banyak aplikasi auto shutdown di luar sana, namun kali ini saya akan sharing cara autoshutdown dengan menggunakan command prompt bawaan Windows. Oke, langsung saja ikuti langkah-langkah nya di bawah ini:
AutoShutdown Tutorial Cara Auto Shutdown/LogOff di Command Prompt
  1. Masuk ke Command Prompt dengan menekan tombol Start>>Accessories>>Command Prompt atau bisa langsung menekan logo Windows di ikuti dengan huruf R lalu ketikkan CMD dan tekan Enter.
  2. Ketikkan “shutdown -s -f -t 3600″ tanpa tanda petik di Command Prompt. Angka 3600 menunjukkan waktu (dalam detik) berapa lama lagi PC atau Laptop akan di shutdown secara automatis. Anda bisa menggantinya dengan kelipatannya atau berapa pun waktu yang Anda butuhkan dalam ukuran detik (second).
  3. Untuk menghilangkan Autoshutdown tersebut, Anda cukup mengetikkan perintah “shutdown -a”. Parameter ‘-a’ disni gunanya untuk meng-cancel perintah shutdown yang Anda lakukan sebelumnya.
  4. Selesai.
Sekian, kalau ada yang perlu di koreksi, silahkan meninggalkan komentar Anda. Sekali lagi, tujuan tutorial ini adalah untuk pembelajaran kepada newbie seperti saya. icon smile Tutorial Cara Auto Shutdown/LogOff di Command Prompt

merubah warna background command prompt (cmd)



Bagi anda yang suka otak-atik komputer menggunakan cmd tentu tidak asing lagi aplikasi bawaan windows ini. Anda dapat memberikan suatu perintah menggunakan aplikasi cmd ini. Bagi pengguna awam tentu akan sangat membingungkan, namun bagi anda yang suka bermain di cmd akan sangat menyenangkan. Seperti kita ketahui bersama bahwa warna latar atau background cmd secara default adalah warna hitam. Jika anda ingin tampilan warna yang lain agar tidak bosan atau mencoba sesuatu yang lain, maka anda dapat merubah warna latar dari command prompt menjadi warna yang lain.
  1. Buka command prompt dengan cara tekan windows + R kemudian ketik cmd dan tekan enter
  2. Klik kanan pada title bar kemudian pilih properties

    properties command prompt (cmd)

  3. Klik tab color kemudian aktifkan radio button screen background dan silahkan pilih warna yang anda kehendaki.

    merubah warna command prompt (cmd)

  4. Klik OK, maka warna latar cmd anda telah berubah.

mencari IP address dari sebuah domain menggunakan command prompt


Apakah anda tahu IP address domain seseorang, nah jika anda belum mengetahuinya cara mencari IP address dari sebuah domain anda bisa lakukan langkah ini dengan mudah cukup menggunakan program dari bawaan Windows.
Langkahnya sebagai berikut buka program command prompt caranya klik run pada start menu lalu ketik cmd atau takan logo Windows+R pada keyboard. Pada jendela command prompt ketikan
nslookup misal situs yang akan saya cari alamat IP address dengan menggunakan domain adalah ” www.facebook.com” jadi perintahnya menjadi
nslookup www.facebook.com
cmd Cara mencari IP address dari sebuah domain menggunakan command prompt
Klik Enter, pada image diatas terlihat pada kotak yang saya lingkari merah adalah IP address dari situs jejaring sosial seperti facebook.
Jika anda hanya mengetikan “nslookup”  saja pada perintah command prompt anda akan mendapati lokasi default server anda. Bagaimana jika ingin mencari alamat IP addres tertentu misal google.com caranya ketik nslookup lalu tekan Enter pada baris selanjutnya ketik google.com tekan Enter
cmd2 Cara mencari IP address dari sebuah domain menggunakan command prompt
Pada image diatas bahwa IP adress dari google.com adalah 216.239.61.104, sekarang ketik pada address bar browser anda http://216.239.61.104 — ini akan menuju ke google.com
Trik di atas hanya menggambarkan penggunaan dasar dari cara mencari IP address. Ada hal yang lebih banyak yang dapat anda lakukan dengan cara tersebut. Ingat, untuk website yang tidak memiliki alamat IP yang berdedikasi seperti google.com, anda bisa mendapatkan hasil yang berbeda setiap kali Anda menggunakan perintah ini.
Ketik alamat berikut http://209.85.231.104/ pasti akan mengarah pula ke google.com berbeda bukan alamat IP address-nya, atau jika anda ingin lebih mudah cara mencari IP address anda bisa mengunjungi situs berikut ini cukup ketikan URL dan otomatis akan ter-convert.

DAFTAR PERINTAH COMMAND PROMPT


Command Prompt adalah sebuah perintah dos yang terdapat pada OS windows yang dapat memudahkan user dalam menjelajahi windows baik secara online maupun offline, dan aplikasi ini bisa juga disalahgunakan oleh seorang cracker untuk menjalankan aksi-aksinya hanya dengan menggunakan command prompt.
Maka dari itu sebagai langkah antisipasi bagi anda sebagai user adalah dengan mengenal lebih jauh tentang seluk beluk dari command prompt agar bisa memahami cara kerja dan manfaatnya,  salah satu dari sekian banyak manfaat dari command prompt adalah kemampuannya untuk mendeteksi adanya virus, memisahkan virus dengan file yang diinfeksinya, mencari file induk virus hanya dengan perintah ATTRIB . Berikut dibawah ini merupakan daftar perintah-perintah yang ada pada command prompt dari A-X :
a
ADDUSERS : Tambah  daftar pengguna untuk / dari file CSV
ARP : Address Resolution Protocol
Assoc : Ubah ekstensi file  asosiasi
ASSOCIAT : Salah satu langkah asosiasi file
Attrib : Ubah atribut berkas
b
Bootcfg : Edit Windows boot settings
BROWSTAT : Dapatkan domain, info browser dan PDC
c
CACLS : Ubah file permissions
CALL : Panggil satu program batch yang lain
CD : Mengganti Directory – pindah ke Folder tertentu
Change : Ganti Terminal Server Session properties
CHKDSK : Check Disk – memeriksa dan memperbaiki masalah disk
CHKNTFS : Periksa sistem file NTFS
CHOICE : Menerima input keyboard ke sebuah file batch
CIPHER : Encrypt atau Decrypt file / folder
CleanMgr : Ototmatis membersihkan Temperatur file, recycle bin
CLEARMEM : Hapus kebocoran memori
CLIP : Salin STDIN ke Windows clipboard.
CLS : Menghapus layar (Clear The Screen)
CLUSTER : Windows Clustering
CMD : Start a new CMD shell
COLOR : Mengubah warna dari jendela CMD
COMP : Membandingkan isi dari dua file atau set file
COMPACT : Compress file atau folder pada partisi NTFS
Compress : Compress tunggal file pada partisi NTFS
CON2PRT : Menghubungkan atau memutuskan sambungan dengan Printer
CONVERT : Konversi FAT ke drive NTFS
COPY : Menyalin satu atau lebih file ke lokasi lain
CSCcmd : clien-side caching (Offline Files)
CSVDE : Impor atau Ekspor  Active Directory data
d
DATE : Display atau mengatur tanggal
Defrag : Defragment hard drive
DEL : Menghapus satu atau lebih file
DELPROF : Hapus  profil pengguna NT
DELTREE : Menghapus folder dan semua subfolder
DevCon : Device Manager Command Line Utility
DIR : Menampilkan daftar file dan folder
DIRUSE : Tampilkan penggunaan disk
DISKCOMP : Bandingkan  isi dua floppy disk
Diskcopy : Salin isi dari satu disket ke yang lain
DISKPART : Disk Administrasi
DNSSTAT : DNS Statistik
DOSKEY : Edit baris perintah, ingat perintah, dan membuat macro
DSADD : Tambah User (komputer, group ..) ke direktori aktif
DSQUERY : Daftar item dalam direktori aktif
DSMOD : Ubah user (computer, group ..) di direktori aktif
DSRM : Hapus item dari Active Directory
e
ECHO : Menampilkan pesan di layar
ENDLOCAL : Akhir localisation  perubahan lingkungan dalam file batch
ERASE : Menghapus satu atau lebih file
EVENTCREATE : Tambahkan pesan ke Windows event log
EXIT : Keluar dari skrip arus / rutin dan menetapkan errorlevel
EXPAND : uncompress file
Ekstrak : uncompress file CAB
f
FC : Bandingkan dua file
FIND : Mencari string teks dalam sebuah file
FINDSTR : Cari  string dalam file
FOR / F : pengulangan perintah terhadap satu set file
FOR / F : pengulangan perintah terhadap hasil perintah lain
FOR : pengulangan perintah terhadap semua options Files, Directory, List
FORFILES : Proses Batch beberapa file
FORMAT : Format disk
FREEDISK : Periksa free disk space/disk yang tersisa (dalam bytes)
FSUTIL : File dan Volume utilitas
FTP : File Transfer Protocol
FTYPE : Tampilkan atau memodifikasi jenis file yang digunakan dalam asosiasi ekstensi file
g
GLOBAL : Display keanggotaan kelompok global
GOTO : Direct a batch program untuk melompat ke baris berlabel
GPUPDATE : Update pengaturan Kebijakan Grup
h
HELP : Online Help
i
ICACLS : Ubah file dan folder permissions
IF : kondisional melakukan perintah
IFMEMBER : Apakah pengguna saat ini dalam sebuah NT Workgroup
IPCONFIG : Configure IP
k
KILL : Remove program dari memori
l
LABEL : Edit disk label
LOCAL : Display keanggotaan kelompok-kelompok lokal
LOGEVENT : Menulis teks ke NT event viewer
Logoff : user log off
LOGTIME : log tanggal dan waktu dalam file
m
MAPISEND : Kirim email dari baris perintah
MBSAcli : Baseline Security Analyzer
MEM : Display penggunaan memori
MD : Buat folder baru
MKLINK : Buat link simbolik (linkd)
MODE : Mengkonfigurasi perangkat sistem
MORE : Display output, satu layar pada satu waktu
MOUNTVOL : mengelola volume mount point
MOVE : Pindahkan file dari satu folder ke yang lain
MOVEUSER : Pindahkan pengguna dari satu domain ke domain lainnya
MSG : mengirim pesan atau message
MSIEXEC : Microsoft Windows Installer
MSINFO : Windows NT diagnostics
MSTSC : Terminal Server Connection (Remote Desktop Protocol)
MUNGE : Cari dan Ganti teks dalam file (s)
MV : Copy in-menggunakan file
n
NET : Kelola sumber daya jaringan
NETDOM : Domain Manager
Netsh : Configure Network Interfaces, Windows Firewall & Remote akses
NETSVC : Command-line Service Controller
NBTSTAT : Tampilkan statistik jaringan (NetBIOS over TCP / IP)
NETSTAT : Display networking statistics (TCP / IP)
NOW : Tampilan  saat ini Tanggal dan Waktu
NSLOOKUP : Nama server lookup
NTBACKUP : Backup  folder ke tape
NTRIGHTS : Edit hak user account
p
PATH : Menampilkan atau menetapkan path pencarian untuk file executable
PATHPING : jejak jalur jaringan ditambah paket latensi dan kerugian
PAUSE : memenjarakan(suspend) pengolahan file batch dan menampilkan pesan
perms : Tampilkan izin untuk pengguna
PERFMON : Kinerja Monitor
PING : Menguji koneksi jaringan
POPD : Mengembalikan nilai sebelumnya dari direktori sekarang yang disimpan oleh PUSHD
PORTQRY : Tampilan status ports dan services
Powercfg : Mengkonfigurasi pengaturan daya
PRINT : Mencetak file teks
PRNCNFG : Display, mengkonfigurasi atau mengubah nama printer
PRNMNGR : Tambah, menghapus, daftar printer menetapkan printer default
PROMPT : Mengubah command prompt
PsExec : Proses Execute jarak jauh
PsFile : menampilkan file dibuka dari jarak jauh (remote)
PsGetSid : Menampilkan SID sebuah komputer atau pengguna
PsInfo : Daftar informasi tentang sistem
PsKill : proses mematikan berdasarkan nama atau ID proses
PsList : Daftar informasi rinci tentang proses-proses
PsLoggedOn : siapa saja yang log on (lokal atau melalui resource sharing)
PsLogList : catatan kejadian log
PsPasswd : Ubah sandi account
PsService : Melihat dan mengatur layanan
PsShutdown : Shutdown atau reboot komputer
PsSuspend : proses Suspend
PUSHD : Simpan dan kemudian mengubah direktori sekarang
q
QGREP : Cari file(s) untuk baris yang cocok dengan pola tertentu
r
RASDIAL : Mengelola koneksi RAS
RASPHONE : Mengelola koneksi RAS
Recover : perbaikan file yang rusak dari disk yang rusak
REG : Registry = Read, Set, Export, Hapus kunci dan nilai-nilai
REGEDIT : Impor atau ekspor  pengaturan registry
Regsvr32 : Register atau unregister sebuah DLL
REGINI : Ubah Registry Permissions
REM : Record comments (komentar) di sebuah file batch
REN : Mengubah nama file atau file
REPLACE : Ganti atau memperbarui satu file dengan yang lain
RD : Hapus folder (s)
RMTSHARE : Share folder atau printer
Robocopy : Copy File dan Folder secara sempurna
RUTE : Memanipulasi tabel routing jaringan
RUNAS : Jalankan program di bawah account pengguna yang berbeda
RUNDLL32 : Jalankan perintah DLL (add / remove print connections)
s
SC : Control Layanan
SCHTASKS : Jadwal perintah untuk dijalankan pada waktu tertentu
SCLIST : Tampilkan Layanan NT
SET : Display, set, atau menghapus variabel environment
SETLOCAL : Pengendalian environment visibilitas variabel
SETX : Set variabel environment secara permanen
SFC : Pemeriksa Berkas Sistem
SHARE :  Daftar atau mengedit file share atau share print
SHIFT : Shift posisi digantikan parameter dalam sebuah file batch
SHORTCUT : jendela Buat shortcut (. LNK file)
SHOWGRPS : Daftar NT Workgroups seorang pengguna telah bergabung
SHOWMBRS : Daftar Pengguna yang menjadi anggota dari sebuah Workgroup
SHUTDOWN : Shutdown komputer
SLEEP : Tunggu untuk x detik
SLMGR : Software Licensing Management (Vista/2008)
SOON : Jadwal perintah untuk menjalankan dalam waktu dekat
SORT : Sort input
START : memulai sebuah program atau perintah dalam jendela terpisah
SU : Switch User
SUBINACL : Edit file dan folder Permissions, Kepemilikan dan Domain
SUBST : Associate jalan dengan huruf drive
Systeminfo : Daftar konfigurasi sistem
t
TASKLIST : Daftar menjalankan aplikasi dan services
TASKKILL : Hapus proses yang berjalan dari memori
TIME : Menampilkan atau mengatur waktu sistem
TIMEOUT : penundaan pemrosesan dari sebuah batch file
TITLE : Mengatur judul window untuk sesi cmd.exe
TLIST : daftar tugas dengan path lengkap
TOUCH : mengganti file timestamps
Tracert : Trace route ke sebuah remote host
TREE : tampilan grafis struktur folder
TYPE : Menampilkan isi dari file teks
u
USRSTAT : Daftar domain nama pengguna dan terakhir login
v
VER : Tampilkan versi informasi
VERIFY : Pastikan bahwa file sudah disimpan
VOL : Menampilkan sebuah label disk
w
WHERE : Menempatkan dan menampilkan file dalam sebuah pohon direktori
wHOAMI : Output UserName saat ini dan manajemen domain
WINDIFF : Bandingkan isi dua file atau set file
WINMSD : Sistem Windows diagnostik
WINMSDP : Sistem Windows diagnostik II
WMIC : Perintah WMI
x
XCACLS : Ubah file dan folder permissions
XCOPY : Menyalin file dan folder

Menyembunyikan File Menggunakan Command Prompt


Menyembunyikan file dan folder ada beragam cara yang dapat dilakukan. Standart yang sering dilakukan oleh user adalah dengan cara merubah attribute file dan folder tersebut menjadi hidden file. Caranya adalah Klik kanan file atau folder tersebut kemudian pilih properties. Selanjutnya beri tanda centang pada opsi Hidden pada pilihan Attributes. Setelah itu atur pengaturan do not show hidden files and folder pada Folder Options. Maka file atau folder anda sudah tidak kelihatan lagi pada jendela windows explorer.
Cara lain adalah dengan menggunakan bantuan sebuah software untuk mengunci drive, folder atau file tertentu seperti Software hide folders  atau usb safeguard  atau software-software yang lain masih banyak sekali. Biasanya dengan menggunakan software tersebut user harus memasukkan password tertentu untuk dapat menyembunyikan dan melindungi file dan folder yag dimaksud.
Cara yang lain untuk menyembunyikan file dan folder adalah dengan menggunakan perintah Command Prompt. Dengan cara menyembunyikan file menggunakan command prompt ini, file dan folder akan benar-benar disembunyikan dan hanya akan bisa ditampilkan kembali dengan menggunakan perintah Command Prompt walaupun dicoba dengan menampilkan show hidden file and folder pada pengaturan folder options. Tertarik untuk mencobanya ? … silahkan diikuti caranya dibawah ini :
  1. Tekan combinasi tombol Window + R untuk membuka jendela Run, kemudian ketik cmd dan tekan enter
  2. Jendela command Prompt telah terbuka, ketikkan “attrib +s +h D:/folder anda” tanpa tanda petik, kemudian tekan enter. (Catatan : D adalah nama drive tempat folder berada, folder anda adalah nama folder yang akan dihidden. Misalnya nama folder : download berada pada drive E, maka yang diketik adalah attrib +s +h E:/download)
  3. Jika anda telah membuka jendela explorer, tutup terlebih dahulu windows explorer anda kemudian buka kembali windows explorer, maka folder download tidak akan nampak kembali meskipun pengaturan show hidden file folder diaktifkan.
hide file dan folder dengan cmd
Untuk menampilkan kembali file atau folder yang dihidden, ubah perintah + menjadi -, sehingga perintahnya berubah menjadi “attrib -s -h D:/folder anda” tanpa tanda petik kemudian tekan enter.